Senin, 14 April 2014

untukmu teman lama kami



kami tak percaya bahwa kau telah meninggalkan kami di sini ...
air mata kami terus bertetesan untuk semua kenangan yang dulu kita lalui ...
mengapa ini bisa terjadi ...
apa kah ini sudah takdir bahwa kau harus kembali ..



aku masih mengenang saat kita masih memakai celana merah dulu ...
saat dirimu masih  ada dalam belenggu ...
saat kami masih bisa bercanda tawa dengan mu ...
tapi sekarang kau telah kembali kepada tuhan yang maha tahuu ...



semoga malaikat menerpakan sayap untuk mu ..
dan semoga tuhan selalu menyayangi mu ...
di sini kami berdoa untuk mu ...
agar tuhan memberikan tempat yang nyaman untuk mu ...



sekarang engkau telah pergi ...
di sini kami sudah tak bisa apa-apa lagi ...
dari sini ku utaikan kata lewat puisi ..
selamat jalan kawan kami akan selalu mengingat mu  walawpun kau sudah tak ada di sisi kami lagi ...




Minggu, 13 April 2014


sosok seorang wanita





ketika aku sudah terdiam dengan sebuah angan - angan ...
itu menandakan aku sedang kecewa dengan ke adaan ...
karena ada hal - hal yang aku harapkan ...
yang tak sesuai dengan kenyataan ...



contoh saja sosok seorang wanita ...
yang ku kagumi dari semua kehidupan nya ...
yang selalu terdiam di dalam rumahnya ...
padahal dirinya tahu bahwa aku menyukainya ...



hanya saja dia selalu terdiam ...
hanya saja dia selalu membungkam ...
hanya saja dia selalu membisu ...
padahal dirinya tahu bawa dirinya tak bisu ...



aku tak tahu kenapa dirinya selalu terdiam,membungkam,dan membisu ...
apa mungkin dia malu mengucap kata terhadap diri ku ...
apa mungkin dia tak menyukai ku ...
apa mungkin dia membeci ku ...



entah lah aku tak tau ...
mungkin hanya 1 hal yang aku tau ...
setiap aku mengingat mu ...
seperti tersa hancur kalbu dalam hati ku ...



bukan berarti aku tak mencintai mu ...
hanya aku selalu berfikir aku tak mampu ...
aku tak mampu untuk memiliki mu ...
apa lagi untuk melupakan mu dalam hati kecil ku ...








Sabtu, 12 April 2014


di keheningan malam





seperti malam - malam biasanya ...
aku tak bisa luput dari bayangan wajahnya ...
ntah kenapa aku selalu memikirkannya ...
padahal aku tak begitu mengenalnya ...



sosok wanita terindah yang baru - baru ini kulihat ...
wanita yang suka mengibas rambutnya dengan pelan dan lambat ..
aku tak peduli walaw rambutnya sudah tak lebat...
asalkan dia tidak tertekan dan terikat...



entah kenapa seperti ada sebuah gelora ...
dari tatapan matanya yang indah dan bermakna ..
seperti memberikan sebuah jawaban pada hati yang selalu bertanya ...
"apakah dia memiliki perasaan yang sama ..."



wahai wanita yang masih mengejar cita-cita ...
wanita yang selalu pulang di hari senja ...
untuk mu aku berdoa ...
semoga engkau bahagia bersama orang yang kau cinta....



aku tak bisa membaca hati kecil mu ...
aku tak tahu siapa nama yang tercantum dalam hati mu ...
tapi aku selalu berfikir itu aku ...
tapi sepertinya itu hanya angan- angan ku ...














Selasa, 04 Maret 2014

hari - hari ku




selalu hari-hari ku seperi ini ...
berlajar sambil malas-malasan setiap hari ...
mungkin hanya bermain yang ada di benak kami ...
tanpa memikirkan cita - cita kami yang masih terselubungi asap mimpi ...



sebenarnya kami juga ingin seperti mereka ...
tapi kenyataan tidak berpihak pada kita ...
padahal kami juga sudah berusaha ..
tapi mungkin lupa akan berdoa ..



kami tahu dunia ini memang keras ...
dan kami tahu dunia ini takan hancur dengan sebotol minuman keras ..
dan kami juga tahu ...
terkadang apa yang kita inginkan tidak sesuai dengan kenyataan ...



dan sekarang kami ingin ada kepastian ...
bukan belajar dalam keraguan ...
dan bukan janji yang tidak terbukti ...
dan bukan menghancurkan sekolah demi membela harga diri ...


kami ingin membahagiai ke dua oran tua kami ...
mungkin kali ini nasib memang tidak berpihak pada kami ...
tapi kami yakini suatu saat nanti ....
kami pasti akan sukses dengan usaha keras yang kami lakukan selama ini ...
 
 
dan suatu saat kami sukses nanti ...
kami beli mulut - mulut mereka yang dulu menghina kami ...
akan kami bantu mereka yang suka membantu kami ...
biar mereka tahu sakit hati takan hilang walawpun berhari hari ...
pagi ini


pagi ini ...
saat aku masih tertidur di dalam mimpi ...
tiba-tiba cahaya mentari sudah kembali ...
dan aku terpaksa lekas berdiri ...
 
 
 
pagi ini ...
walawpun cahaya mentari telah menyapu mimpi - mimpi ...
tapi aku harus ikhlas untuk menjalani hari ini ...
untuk sekolah dengan tujuan menggapai cita - cita yang tinggi ...
 
 
 
inilah perjalanan pendidikan ...
walawpun pagi harus melawan rasa kedinginan ...
walawpun masih banyak cobaan - cobaan ...
tapi aku yakin tuhan akan mendengarkan doa yang ku ucapkan ...
 
 
 
setiap langkah yang ku tapaki ...
semuanya mengandung arti ..
pendidikan itu tidak ada toleransi ..
agar hidup tidak terjebak dalam kemiskinan yang abadi ...