untukmu teman lama kami
kami tak percaya bahwa kau telah meninggalkan kami di sini ...
air mata kami terus bertetesan untuk semua kenangan yang dulu kita lalui ...
mengapa ini bisa terjadi ...
apa kah ini sudah takdir bahwa kau harus kembali ..
aku masih mengenang saat kita masih memakai celana merah dulu ...
aku masih mengenang saat kita masih memakai celana merah dulu ...
saat dirimu masih ada dalam belenggu ...
saat kami masih bisa bercanda tawa dengan mu ...
tapi sekarang kau telah kembali kepada tuhan yang maha tahuu ...
semoga malaikat menerpakan sayap untuk mu ..
dan semoga tuhan selalu menyayangi mu ...
di sini kami berdoa untuk mu ...
agar tuhan memberikan tempat yang nyaman untuk mu ...
sekarang engkau telah pergi ...
di sini kami sudah tak bisa apa-apa lagi ...
dari sini ku utaikan kata lewat puisi ..
tapi sekarang kau telah kembali kepada tuhan yang maha tahuu ...
semoga malaikat menerpakan sayap untuk mu ..
dan semoga tuhan selalu menyayangi mu ...
di sini kami berdoa untuk mu ...
agar tuhan memberikan tempat yang nyaman untuk mu ...
sekarang engkau telah pergi ...
di sini kami sudah tak bisa apa-apa lagi ...
dari sini ku utaikan kata lewat puisi ..
selamat jalan kawan kami akan selalu mengingat mu walawpun kau sudah tak ada di sisi kami lagi ...